Minggu, 25 Maret 2012

Tiga Golongan Ilmu Metafisik/Ghoib


Tiga Golongan Ilmu Metafisik/Ghoib
 Ketiga golongan tsb adalah :
1.  Tenaga metafisik hitam murni. Merupakan suatu jenis tenaga metafisik yang didalam mendapatkannya dengan cara-cara yang sesat. Misalnya harus meminum darah bayi setiap bulan sekali sampai ilmunya sempurna, harus juga meminum darah perawan sebanyak yang telah ditentukan, dan lain sebagainya yang sifatnya sesat serta dikutuk oleh seluruh agama.
2. Tenaga metafisik golongan hitam berselubung putih. Yaitu suatu jenis tenaga metafisik yang didalam mendapatkannya melalui jalan yang kelihatannya baik, tetapi menjurus kepada bid’ah atau syirik. Tenaga metafisik semacam ini biasanya menggunakan mantera-mantera keagamaan atau syarat-syarat yang sifatnya ritual. Misalnya dengan berpuasa kepada ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan niat untuk mendapatkan ilmu, wirid-wirid yang mengada-ada, mantera-mantera dalam bahasa arab atau bahasa agama yang dianutnya, dan lain sebagainya seperti yang sudah dijelaskan dalam point penjelasan tenaga metafisik bantuan jin. (dalam islam jika ada ibadah dengan niat selain untuk mendapat ridlo Allah, ibadah itu gagal)
3. Tenaga metafisik golongan putih. Yaitu suatu jenis tenaga metafisik yang diberikan atau diturunkan langsung oleh Allah SWT tanpa perantaraan dan syarat-syarat tertentu. Tenaga metafisik tersebut bila diturunkan kepada Nabiyullah disebut mu’jizat, bila kepada wali atau penyebar agama Islam disebut karamah dan bila kepada manusia biasa disebut ma’unah, ada juga yang menyebut ma’unah sebagai ilmu laduni. Tenaga metafisik jenis ini bisa diturunkan kepada orang lain tetapi pertanggungjawabannya di akhirat nanti sangatlah berat. Sebagaimana firman Allah  SWT dalam Al-Qur’an surat Shaad mengenai mu’jizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Sulaiman as yang artinya :
        “Lalu Kami tundukkan angin kencang untuk dia, angin mana saja dapat berhembus ke mana saja menurut kemauannya. Dan Kami tundukkan pula untuk dia syetan-syetan, semuanya ahli bangunan dan penyelam. Dan syetan-syetan yang lain yang membangkang bersama-sama diikat dengan belenggu. Inilah tiga ni’mat utama yang Kami karuniakan kepadamu, boleh engkau berikan kepada orang lain atau engkau tahan untuk dinikmati sendiri tanpa pertanggungjawabannya.”  (QS Shaad : 36-39)
                        Jadi sudah jelas bahwa tenaga metafisik yang diturunkan oleh Allah SWT dapat diturunkan kepada orang lain, tetapi pertanggungjawabannya di akhirat kelak akan sangat berat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar