Minggu, 25 Maret 2012

Tenaga Metafisik Energi Luar (Aura)


 Tenaga Metafisik Energi Luar (Aura)
        Merupakan jenis tenaga metafisik berupa gelombang energi yang menyelubungi tubuh dan bukan merupakan bantuan dari makhluk ghaib apapun. Energi ini membentuk aura atau selubung tenaga yang mengelilingi dan  menyelubungi tubuh sejak dilahirkan namun kasat mata. Sebagian orang menyebutnya Aura. Setiap orang memiliki apa yang disebut aura ini hanya tebal-tipisnya berbeda dengan orang yang telah melakukan olah nafas,   auranya akan menebal dan melebar. Keberadaan tenaga ini dapat dibuktikan secara visual melalui pemotretan dengan kamera KIRLIAN atau AURA CAMERA 3000, yaitu sejenis kamera yang dapat mendeteksi sekaligus dapat menggambarkan lingkaran energi yang menyelubungi tubuh manusia. Tenaga metafisik jenis ini biasanya  diisikan oleh sang guru dengan berbagai istilah, ada yang istilahnya DIBUKA, DIRAWAT, ada juga yang jujur mengatakan itu adalah DIISI.
        Energi ini dapat diperkuat dengan penyerapan energi dari alam. Apabila energi ini sudah kuat, gelombang frekuensi energi tersebut dapat diubah-ubah menjadi berbagai macam bentuk, jenis maupun sifat yang kita inginkan.
        Setiap makhluk bernyawa pasti memiliki energi ini. Kekuatan gelombang elektromagnetik tubuh ini terdiri dari ion-ion positif dan negatif, sehingga dapat dimodifikasi dengan kekuatan tanpa batas, dengan catatan energi yang dimiliki orang itu besar sekali dan itu bisa dilatih. Tenaga ini memiliki jenis atau ras tersendiri dan mempunyai sifat hukum tersendiri. Kegunaannya banyak sekali, bahkan tanpa batas, asal kita mau memperkuatnya dengan jalan menyerap tenaga berupa gelombang energi dari alam. Dengan kekuatan energi yang sudah kuat tersebut kita dapat memanfaatkannya untuk pengobatan, energi perisai atau tahanan, lari jarak jauh, melawan dan menghancurkan jin dan ribuan kegunaan lainnya. Kekuatan energi metafisik ini tanpa batas, selama kita mau memperkuatnya.
        Memperkuat metafisik dari alam dapat dilakukan dengan cara  membentuk tangan seperti parabola, konsentrasi, membayangkan kita menyerap energi dari alam kemudian setelah terasa berat pada telapak tangan  seperti bola hawa, bola hawa itu disebarkan keseluruh tubuh mulai dari ubun-ubun.
        Di dalam Al-Qur’an surat Ar-Raad ayat 11 dinyatakan bahwa manusia dijaga oleh  “sesuatu” yang dalam bahasa tafsir Al-Qur’an dengan istilah malaikat. Padahal “sesuatu” itu dapat diartikan sebagai sesuatu yang selalu mengikuti dan melingkupi. Mungkin pada zaman dulu belum dikenal istilah energi. Sebab bila yang dimaksud sesuatu itu adalah malaikat, biasanya memanggil namanya, misalnya malaikat Jibril.
        Banyak perguruan yang sebetulnya mengajarkan tenaga metafisik, tetapi mengatakan bahwa yang diajarkannya adalah tenaga dalam. Perguruan tersebut biasanya menggunakan istilah DIBUKA didalam pengisian tenaga metafisk atau istilah-istilah lain yang saya sendiri tidak tahu. Yang jelas didalam mempelajari tenaga dalam murni tidak ada istilah DIBUKA untuk kemudian tenaga dalam itu menjadi bangkit. Kasihan orang yang tidak  tahu, banyak yang ditipu, disangkanya yang dipelajari adalah tenaga dalam padahal bukan. Ciri-ciri perguruan yang mengajarkan tenaga metafisik jenis ini :
a. Didalam sistem pernafasannya bannyak pergeseran telapak kaki, yang sebetulnya untuk meningkatkan kepekaan dan kesehatan, sebab di telapak kaki banyak ujung-ujung syaraf yang apabila sering dipanasi karena gesekan maka efeknya sangat bagus untuk kesehatan dan kepekaan diri terhadap unsure luar.
b. Banyak penekanan atau pengejangan otot perut sambil menahan nafas, sambil badan bergerak ke depan dan telapak kaki digeserkan atau tidak diangkat.
c. Ada pengisian yang dilakukan dengan berbagai istilah misalnya dibuka , dirawat, dsb.
                                Energi inilah yang kita kembangkan sehingga menjadi sangat dahsyat sekali, tetapi kualitas dan kuantitas dari energi  ini berlainan tergantung dari orang yang memilikinya, yang jelas energi semacam ini adalah TenagaMetafisik BUKAN Tenaga Dalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar