Minggu, 18 Maret 2012

Tenaga Metafisik

TENAGA METAFISIK

        Tenaga metafisik adalah tenaga yang diserap oleh seorang manusia dari alam dan dimanfaatkan atau didapat dengan jalan diisi oleh sang guru atau dengan jalan bertapa dan puasa. Tenaga ini berasal dari luar tubuh manusia dan merasuk kedalam tubuh manusia sesuai dengan keperluan dan kegunaan, misalnya sebagai pertahanan diri, pengobatan, pukulan jarak jauh dan sebagainya.
        Secara rinci ada empat jenis tenaga metafisik yang beredar di dunia dan masing-masing memiliki ciri tersendiri didalam mendapatkannya. Keempat jenis tenaga metafisik itu adalah :  
a. Tenaga metafisik mu’jizat          
b. Tenaga metafisik karomah
c. Tenaga metafisik maunah
       


a. Bertapa
b. Berpuasa
c. Melalui  wirid - wirid              
     
        Di dunia ini terdapat tiga golongan ilmu metafisik. Ketiga golongan tsb adalah :
1.  Tenaga metafisik hitam murni. Merupakan suatu jenis tenaga metafisik yang didalam mendapatkannya dengan cara-cara yang sesat. Misalnya harus meminum darah bayi setiap bulan sekali sampai ilmunya sempurna, harus juga meminum darah perawan sebanyak yang telah ditentukan, dan lain sebagainya yang sifatnya sesat serta dikutuk oleh seluruh agama.
2. Tenaga metafisik golongan hitam berselubung putih. Yaitu suatu jenis tenaga metafisik yang didalam mendapatkannya melalui jalan yang kelihatannya baik, tetapi menjurus kepada bid’ah atau syirik. Tenaga metafisik semacam ini biasanya menggunakan mantera-mantera keagamaan atau syarat-syarat yang sifatnya ritual. Misalnya dengan berpuasa kepada ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan niat untuk mendapatkan ilmu, wirid-wirid yang mengada-ada, mantera-mantera dalam bahasa arab atau bahasa agama yang dianutnya, dan lain sebagainya seperti yang sudah dijelaskan dalam point penjelasan tenaga metafisik bantuan jin.
3. Tenaga metafisik golongan putih. Yaitu suatu jenis tenaga metafisik yang diberikan atau diturunkan langsung oleh Allah SWT tanpa perantaraan dan syarat-syarat tertentu. Tenaga metafisik tersebut bila diturunkan kepada Nabiyullah disebut mu’jizat, bila kepada wali atau penyebar agama Islam disebut karamah dan bila kepada manusia biasa disebut ma’unah, ada juga yang menyebut ma’unah sebagai ilmu laduni. Tenaga metafisik jenis ini bisa diturunkan kepada orang lain tetapi pertanggungjawabannya di akhirat nanti sangatlah berat. Sebagaimana firman Allah  SWT dalam Al-Qur’an surat Shaad mengenai mu’jizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Sulaiman as yang artinya :
        “Lalu Kami tundukkan angin kencang untuk dia, angin mana saja dapat berhembus ke mana saja menurut kemauannya. Dan Kami tundukkan pula untuk dia syetan-syetan, semuanya ahli bangunan dan penyelam. Dan syetan-syetan yang lain yang membangkang bersama-sama diikat dengan belenggu. Inilah tiga ni’mat utama yang Kami karuniakan kepadamu, boleh engkau berikan kepada orang lain atau engkau tahan untuk dinikmati sendiri tanpa pertanggungjawabannya.”  (QS Shaad : 36-39)
        Jadi sudah jelas bahwa tenaga metafisik yang diturunkan oleh Allah SWT dapat diturunkan kepada orang lain, tetapi pertanggungjawabannya di akhirat kelak akan sangat berat.
KESIMPULAN         
q Shalat, zikir, puasa, sangat dianjurkan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan sepanjang niatnya untuk mendapatkan ridla Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar