Minggu, 25 Maret 2012

Tenaga Metafisik Bantuan Jin

 Tenaga Metafisik Bantuan Jin
        Merupakan suatu jenis tenaga metafisik dimana kekuatannya menggunakan bantuan jin sebagai sarana. Cara mendapatkan tenaga metafisik semacam ini biasanya melalui syarat-syarat tertentu. Berat ringannya syarat tersebut tergantung pada ilmu yang akan dianutnya. Ilmu yang tinggi biasanya syaratnya berat, dan ilmu yang rendah syaratnya ringan-ringan saja. Syarat-syarat untuk mendapatkan kekuatan metafisik semacam ini ada beberapa jenis. Berikut ini hanya dijelaskan yang intinya saja, antara lain :
a. Bertapa
        Yaitu suatu cara mendapatkan kekuatan metafisik dengan jalan berdiam diri di suatu tempat dan  biasanya tempat tersebut jarang didatangi orang atau ditempat-tempat yang angker, dengan sikap duduk tertentu, selama target waktu tertentu sesuai dari ilmu yang dikehendakinya, tidak makan dan tidak minum selama melakukan tapa tersebut. Jadi bisa anda bayangkan, betapa beratnya syarat-syarat tersebut apabila kita pikirkan. Namun pada kenyataannya ada yang bertapa sampai 40 hari atau bahkan berbulan-bulan. Memang orang yang bertapa kondisi tubuhnya dibantu oleh jin-jin yang akan merasuknya, sehingga menjadi kuat dan tahan terhadap cuaca, meskipun orang itu tidak makan dan minum dengan sikap duduk tidak berubah. Makanya orang yang bertapa itu, meskipun melakukan tapa selama berbulan-bulan, kondisi tubuhnya tidak berubah dan tidak rusak. Badannya masih tetap seperti waktu pertama kali dia mengurai sikap untuk bertapa.
        Bertapa itu bukan ajaran Islam dan boleh dikatakan itu adalah ajaran yang salah, sebab orang yang bertapa tidak shalat dan cenderung menyiksa diri, sedangkan Islam tidak mengajarkan penyiksaan diri. Memang orang itu akan memiliki kekuatan metafisik yang hebat, tetapi itu hanyalah di dunia, sedangkan diakhirat ia akan ditempatkan di neraka bahkan meninggalnya susah.
b. Berpuasa
        Merupakan satu jenis syarat untuk mendapatkan tenaga metafisik dengan jalan tidak melakukan sesuatu yang telah ditentukan, dalam waktu tertentu pula, sesuai dengan ilmu yang diinginkanya. Biasanya ada mantera-mantera tertentu yang harus dipuasainya. Mantera itu bisa dalam bahasa Arab maupun dalam bahasa daerah. Kadang-kadang salah satu potongan ayat suci Al-Quran yang dipuasainya, dengan tujuan untuk mendapatkan kedigjayaan atau tujuan lain di dalam menambah kesuksesan hidupnya. Puasa  itu sendiri ada beberapa bentuk, antara lain :
Puasa biasa
    Yaitu suatu bentuk puasa di mana orang yang melakukannya tidak makan dan tidak minum dari shubuh sampai maghrib. Puasa di sini bukan karena Allah SWT tetapi karena ilmu. Orang yang berpuasa karena ilmu tidak akan mendapatkan ganjaran apa-apa disisi Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang artinya:
    Abu Hurairah r.a berkata : Rasulullah SAW bersabda : Allah Ta’ala berfirman : “Semua perbuatan anak Adam untuknya, kecuali puasa maka itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya ,…” (H.R. Bukhari-Muslim).
    Dari Abu Hurairah r.a berkata: Rasulullah saw bersabda: Allah berfirman: “Aku paling kaya dari segala sekutu untuk disekutukan, oleh sebab itu barang siapa melakukan suatu amalan yang disekutukan pada orang lain,, maka kubiarkan dia bersama sekutunya.” (H.R. Muslim).
    Dilain riwayat disebutkan pula, yang artinya :
    Dari Abdullah bin Mas’ud r.a berkata: “Saya tanya kepada Nabi saw apakah dosa terbesar di sisi Allah SWT? Jawab Nabi saw : “Jika Anda mengadakan sekutu bagi Allah padahal Dialah yang menjadikan anda …..” (H.R. Bukhari-Muslim).
    Jadi jelaslah disini bahwa puasa yang tidak karena Allah SWT, hanya akan mendapatkan siksa di akhirat kelak. Di dunia boleh digjaya, meskipun akan kalah kalau menghadapi orang yang memiliki ilmu yang di turunkan oleh Allah SWT,  dan diakhirat neraka baginya. Puasa seperti ini banyak sekali dilakukan oleh orang-orang jaman sekarang, sebab untuk melakukan syarat yang lebih berat,  kebanyakan orang tidak kuat karena jamannya sudah lain.
Puasa mutih
    Yaitu sejenis puasa pantang makan makanan lain selain nasi putih dan air putih. Puasa ini banyak dilakukan orang-orang jaman sekarang, dan batasan waktunya tergantung oleh ilmu yang akan di dimilikinya. Kadang-kadang ada juga yang dicampur dengan puasa biasa. Jadi, waktu makan maghrib buka dengan menu nasi putih dan air putih.
Puasa pati geni
    Yaitu suatu jenis puasa di mana orang yang melakukannya diharuskan diam di suatu tempat tertutup dan tidak boleh kena cahaya matahari, tidak boleh makan dan minum selama waktu yang telah ditentukan. Ini namanya menyiksa diri , yang jelas-jelas bukan ajaran islam.
Puasa bicara
    Yaitu puasa di mana orang yang melakukannya tidak boleh bicara sepatah katapun  selama waktu yang ditentukan.
Puasa pantang makan yang berjiwa (hewan/daging-red)
    Puasa semacam ini bagus sekali untuk program diet, terutama bagi anda yang kelebihan lemak. Jadi sebaiknya puasa semacam ini jangan karena ilmu, tetapi kalau untuk mengatasi masalah berat badan tidak apa-apa.
Puasa niis
                Orang yang melakukan puasa ini tidak boleh memakan makanan yang mengandung garam dalam waktu tertentu. Bagus untuk orang yang mempunyai tekanan darah tinggi, asal melakukannya jangan karena ilmu. Sebetulnya masih banyak bentuk-bentuk puasa yang lainnya. Tetapi hanya merupakan pengembangan dari bentuk puasa yang telah dijelaskan di atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar